Namun nggak mau dirayakan. Selesai makan malam, Lidya membawaku ke balkon rumahnya yg menghadap langsung ke halaman belakang.Entah disengaja atau tak, Lidya membiarkan sebelah pahanya tersingkap. Bokeb Tante Amanda dan Oom Joko juga berpakaian seperti mau pesta. Bahkan aku tak protes ketika Lidya mengunci pintu kamar dan melepaskan bajuku. Waktu itu aku melihat ada kekecewaan tersirat di dalam sorot matanya. Begitu rapat sekali badannya ke badanku, sehingga aku bisa merasakan kehangatan dan kehalusan kulitnya. Namun sama sekali aku tak merasakan apa-apa.Dan sikapku tetap dingin meskipun Lidya sudah melingkarkan tangannya ke leherku.




















