Sewaktu saya kembali, gila…, yang membuat saya kaget apa yang saya lihat, dia sedang tiduran di ranjangnya cuma mengenakan selembar selimut, tangannya memegang seperti satu bantal kecil dielus-elusi ke dalam selangkangannya yang ditutupi selimut. Film Porno “Loh kok di rumah bisa begini ya?” Tak saya rasa darah kelakian saya memuncak, penis saya waktu itu tegang sekali langsung saja saya dekati ke ranjangnya. Saya merasa pilu sekali, dengan matanya yang berkaca-kaca dia memberikan isyarat pada saya supaya saya buru-buru lari pulang. Pada awalnya kami cuma berteman biasa berkenalan di sekolah. Sewaktu saya sampai pintu depan, saya mendengar bunyi gamparan berkali-kali. Asap memang tak bisa dibungkus, pintu yang tak terkunci itu dimasuki seseorang yang tak lain adalah ibunya sendiri masuk ke kamarnya, langsung ibunya menampar wajah putrinya, saya takut sekali, waktu itu kami





