I saw Daisy Lee in a shining and unique outfit, so I walked up and asked her what the occasion was. Bokeb It wasn’t a rave or a festival, Daisy was a stripper, and it was harder to make money with the current world circumstances. I offered her some money if she came back to my apartment and danced for me, and the money got her through the door. She shook her huge, enhanced tits for me, and then got on all fours so I could see her ass and pussy. Once she was fully naked, I asked if she would accept more money for a blowjob. Daisy loved my huge cock, and asked me to fuck her too. I pounded her pussy and she gave me a tit-wank, then I fucked her doggystyle, pulled out, and gave her a facial!
Yaakh……..ssshh..”. Aku langsung mengambil handukku dan melilitkannya kepinggang, namun tak bsa menyembunyikan kontolku yang berdiri. Hhhmm.. kita sama-sama butuh.. paha dan payudaranya yang mulus walau perutnya agak membuncit, justru menambah nafsuku. Ohh.. Dikamar, aku langsung membayangkan tubuh Fariza. Aaahh.. Aku senang, kini wanita montok ini mulai Menikmati permainan. Aku kemudian menarik lepas batang kejantananku dari kemaluannya.Aku belum mendapat orgasme. Wanita itu mengalami orgasme yang pertama. “Yahh.. Kemudian aku membaliknya, berniat memompanya dari belakang. Namun ada yang membuatku penasaran, dan belum pernah kulakukan, yaitu menyetubuhi wanita hamil.





















