Aku tahu bahwa ia merasa tersiksa dengan keadaan seperti itu, tapi kelelahannya membuat ia dapat tertidur pulas.Sita tidur lebih dulu, mungkin karena kelelahan, sedang aku hanya tersenyum melihatnya seperti itu, karena seperti yang telah ia katakan, ia bersedia melakukan apapun yang kuminta asalkan itu membuatku senang.Dan iapun hanya tersenyum dan mengangguk saat tadi kukatakan bahwa kini dia adalah pecunku. Tapi aku bersikap wajar saja, dan itu membuat Sita tenang berada di dekatku. Jilbab Bokep Itu yang ada di benakku saat melihatnya kebingungan.Karena tak tega melihatnya kebingungan dan jadi tontonan gratis terlalu lama. Dan kemudian mengangguk kecil.“Nah benar kan kataku, nah mulai sekarang kamu adalah pecunku, dan kamu sekarang harus menuruti semua keinginanku”.“Kalo kamu kuminta datang, segera datang!, pokoknya apapun permintaanku, kamu harus turuti!!”.“Kalau tidak kamu tahu sendiri akibatnya!, kamu mau kan




















