Aku puaskan diriku menciumi buah dada mbak diah, sementara diapun mulai merintih pelan. Bokeb Aku sudah sering melihat belahan dadanya ketika sedang menjemur pakaian ataupu menyapu di halaman, tapi malam ini sungguh sangat menggairahkan. “ayo ngomong… liat apa semalem” mbak diah langsung menyerangku begitu aku muali menyantap makanan, aku hanya senyum senyum sambil ayik menghabiskan makanan ku.“cepetan dong, ntar mas anto keburu pulang” pintanya memelas.Akhirnya aku pun menceritakan apa yang kulihat, termasuk mengetahui siapa adanya lelaki pemilik sandal. aku keluar… “ didiringi dengan dekapan yang sangat erat dia mengejang beberapa kali.Dan aku berniat segera menyusulnya. Ahh… aku langsung sadar kembali.“Besar juga…” bisiknya
Aku hanya tersunyum puas dengan ucapannya. Aku kost disebuah tempat yang memang diperuntukkan hanya untuk anak kost, ada sekitar 20 an kamar berjejer terdiri atas dua bangunan bertingkat 2.




















