Sedangkan mulutku sudah sedikit aman, semua pria sudah ku sepong, mereka sudah puas. “Apa itu?”, tanya Alex. Bokeb Aku menjadi takut dengan ancamannya, sepertinya dia tidak main-main, apalagi kemarin-kemarin dia sudah berani menculik Chelsea.***Ku bangkit dan berpakaian yang rapi, mencoba melangkah walau pun sedikit lemah. Herman lalu mendekatiku lalu juga mencium keningku, “Cepat sembuh ya sayang”, katanya. Dengan tangan masih gemetaran, kucoba buka hp ku, Alex masih mengirimkan sms ‘HARI INI TERAKHIR GUE KASIH KESEMPATAN, JANGAN KIRA GUE BERCANDA’, isi sms itu semakin membuatku ketakutan. Badanku masih capek, kepalaku sedikit pusing, dengan perlahan aku berjalan ke arah kamar itu.‘TOK TOK TOK’ aku mengetuk pintu.




















