Apa saja yang aku inginkan, pasti dikabulkan. “Iya.”
“Memangnya ada apa?” tanyaku lagi. Bokep STW menjambak rambutku, dan membenamkan Wajahku ke dadanya. Apalagi oleh sesuatu yang aku sukai. Sementara perasaan hatiku semakin tidak menentu. Ayo..”, ajak Linda setengah memaksa. Kehangatan tubuhnya begitu terasa sekali.Dan aku menurut saja saat dimintanya berbaring. Aku memang tidak mengerti dengan kekecewannya. Dan aku selalu menganggapnya sebagai teman biasa saja. sehingga tidak ada selembar benangpun yang masih melekat di sana. Sedangkan aku tetap diam, tidak memberikan reaksi apa-apa. “Ayo dong, jangan diam saja…”, bisik Linda disela-sela tarikan napasnya yang memburu. Bahkan aku sampai tertawa sendiri. Aku ingin mengangkatnya, tapi Linda malah menekan dan terus membenamkan wajahku ke tengah dadanya.




















