Minoru mengerti, dia juga ingin cepat-cepat menyudahi semua ini.Hanya dalam beberapa menit, Minoru berhasil memainkan kontolku dengan tangan dan mulutnya hingga aku berejakulasi. “Lalu punya rencana pesta di mana lagi?”, tanyaku.“Hmm…”, dia coba berpikir sejenak. Bokep Barat “Karaoke?”, tanyaku.“*****asyik bro..”, jawabnya. Bahkan aku mendapatkan gadis yang sangat cantik ini secara gratis. “Yeehaaaaa”, teriak Zenit memandangi Minoru yang sedang menari dengan kakunya.Aku duduk di ranjang juga menonton adegan tersebut, Minoru terlihat malu-malu, dia tidak begitu bisa menari, tapi wajahnya yang cantik dan tubuhnya yang seksi terlihat dia benar-benar seperti artis layaknya personil AKB48.“Lepaskan pakaianmu perlahan!!!”, perintahku minta Minoru memtelanjangi tubuhnya sambil menari. Sampai jumpa lagi kawan, akan ku “siksa” Minoru sesuai dengan pesanmu.




















