“Belon pernah om”. Sesampainya di apartment, dia memarkir mobilnya ke basement dan kemudian menggandeng aku ke lift. Vidio Porno “Didalem om, polos”. Aku ketuk jendelanya yang gelap dan segera pintunya terbuka, Dia tersenyum, “Lama nunggunya ya pak”, kataku sambil masuk ke mobil. Dan selanjutnya kurasakan tangannya mulai meremas-remas lembut dadaku, kemudian tangannya menelusuri antara dada dan pahaku. Dan batangnya dipompakan dengan sepenuh perasaan, lembut sekali, bibirnya menjelajah leher dan bibirku. “Om sering ya bawa abg”, tanyaku sambil tersenyum. Ohh.., dadaku ternyata tercakup seluruhnya dalam tangannya. Aku mulai job trainingku dengan jadwal yang telah disusun sekolah bersama hotel itu. “Yang, kamu luar biasa, meqimu peret dan nikmat sekali” pujinya sambil membelai dadaku.”Om juga hebat.




















