Akhirnya penisku sudah ada di depan mulutnya Rita. Bokep Montok Obrolan kami sudah tidak karuan lagi, dan mengarah pada hal seks.“Mas, pantas yah kalau aku jadi pacarnya Rita..?” tanyaku ke Mas Andri sambil bercanda. Akhirnya aku dan Mas Andri berdiri berhadapan, dan Rita memegangi penis kami sambil jongkok. Dari fotonya aku melihat dia begitu cantik dan seksi. Aku sendiri jadi bingung apa gerangan yang ada di hatinya, dan aku balas lagi tatapannya sehingga akhirnya kami saling berpandangan selama beberapa detik dan kuakhiri dengan memberikan senyuman.Semenjak saat itu kami jadi dekat sekali, dan kadang-kadang kami pergi ke toilet di kantor bersamaan.




















